Banyak mata kuliah baru yang mendukung kompetensi lulusan Progam Studi Statistika, baik jenjang diploma ataupun sarjana. Salah satunya, Biostatistika yang secara akademik merupakan mata kuliah Pilihan Program Studi pada rumpun Kelompok Bidang Minat Lingkungan. Salah satu topik menarik disana, disampaikan Dr. Dony Permana, M.Si pada Sharing Session bulan September 2025 dengan judul Model SIR pada Epidemiologi.
Pada kesempatan ini, Dr. Dony menjelaskan bahwa epidemiologi adalah ilmu yang mempelajari pola penyebaran, penyebab, dan pengendalian penyakit menular atau masalah infeksi kesehatan dalam suatu populasi. Tujuannya adalah untuk memahami bagaimana penyakit tersebut menyebar, siapa yang berisiko, dan bagaimana cara mencegah serta mengendalikannya secara efektif. Ada 2 model utama, yaitu model stokhastik dan model deterministik. Model SIR merupakan salah satu model deterministik yangdiperkenalkan Ogilvy Kermack dan Grey McKendrick, ilmuan asal Skotlandia pada tahun 1927 dengan membagi populasi menjadi tiga kompartemen: S (Susceptible), I (Infected), R (Recovered). Siapa yang masuk ke setiap kelompok ini? S adalah individu sehat yang rentan tertular penyakit, I adalah kelompok individu yang telah terinfeksi, sedangkan R adalah kelompok individu yang telah sembuh dari infeksi dan menjadi kebal.
Model ini akan menghasilkan persamaan diferensial yang hampiran solusinya dapat dicari secara numerik menggunakan metode beda hingga. Hampiran solusi didapatkan karakteristik bahwa kurva S ( populasi sehat) akan mengalami penurunan secara waktu, kurva I (populasi terinfeksi) akan mengalami kenaikan kemudian turun setelah kondisi maksimum terpenuhi, sedangkan kurva R (populasi sembuh) akan menunjukkan kenaikan.
Kegiatan sharing session ini merupakan agenda bulanan Departemen Statistika yang diselenggarakan pada pekan pertama setiap bulannya. Adapun narasumber berasal dari internal Departemen Statistika, sebagai mana nama kegiatannya. Kegiatan ini digunakan sebagai wadah dosen dan mahasiswa untuk memaparkan hasil penelitiannya, ajang diseminasi dan tempat saling berbagi dan memberi ilmu yang diperoleh. Sharing session dilaksanakan secara hybrid dengan venue utama di Ruang Sidang Lantai 1 FMIPA dan teams meeting.





