Banjir Melanda Kota Padang, Sivitas Akademika Statistika UNP Terlibat dalam Evakuasi dan Pemantauan Kondisi
Padang – Hujan deras yang mengguyur Kota Padang sejak awal pekan berdampak pada meluapnya sejumlah aliran sungai, termasuk Batang Kuranji dan Sungai Siteba. Akibatnya, beberapa wilayah pemukiman terendam banjir dan akses jalan terganggu. Sivitas akademika Prodi Statistika Universitas Negeri Padang (UNP) turut merasakan dampaknya, bahkan beberapa dosen harus melakukan evakuasi dini hari.
Sejumlah dosen melaporkan kondisi di lingkungan masing-masing melalui grup komunikasi internal. Pada Rabu (27/11) pagi, Zilrahmi menyampaikan bahwa permukaan air sungai dekat rumahnya terus meningkat. “Air di sungai dekat rumah sudah semakin tinggi. Semoga hujan segera reda dan bisa bergabung di kegiatan kampus,” ujarnya.
Fitri Mudia Sari menambahkan bahwa pemerintah kota telah mengeluarkan imbauan untuk membatasi aktivitas luar rumah hingga 8 Desember, mengingat kondisi banjir yang belum stabil.
Pada Kamis (28/11) dini hari, situasi semakin memburuk. Zilrahmi juga melaporkan bahwa dirinya terpaksa mengungsi. “Qodarullah air naik dan deras melalui jalan samping dan belakang rumah. Semalam sempat mengungsi dari jam 2 dini hari,” tulisnya. Meski demikian, pagi harinya air berangsur surut.
Demikian pula dosen lainnya. Belum lagi cerita mahasiswa yang belum berani mengungkapkan secara terbuka mengenai kondisi mereka

